Senin, 17 Agustus 2009

Kajian Ustadz Abu Haidar UNISBA, 16 Agustus 2009

Nah, di sini gw akan menuliskan ringkasan kajian yang diberikan oleh Ustadz Abu Haidar di Unisba kemarin. Karena gw ga semuanya ikut, cuma sejam doank soalnya mau ikut OHU di ITB, maka gw akan memberikan beberapa catatan aja yang beliau berikan.

“Keutamaan Ramadhan”

Nah, keutamaan yang bakal gw ringkasin cuma yang bersumber dari hadits di bawah ini :

“Bila datang Ramadhan, maka dibuka pintu2 Syurga, ditutup pintu-pintu neraka, dan dibelenggu Syaithan”

Nah, kadang beberapa orang bingun apakah yang dimaksud dengan hadits di atas. berikut ini adalah penjelasan dari beliau :

1. Syaithan dibelenggu.

Syaithan bermakna sifat. makhluknya bisa berupa jin maupun manusia. Namun demikian Syaithan di atas bermakna Jin-jin yang jahat, yang memang kriminil dan pengennya menganggu manusia. Jin Muslim tetep dibebaskan. namun di antara Jin muslim tentu saja ada jin yang Fasiq, yang tetap menjalankan kemaksiatan mengganggu manusia. oleh karena itu gangguan itu masih saja didapatkan.

Namun, di sisi lain, dosa yang dilakukan oleh manusia bisa saja dilakukan tanpa adanya gangguan atau bisikan dari Syaithan. Dosa dapat bersumber dari buruknya watak seseorang.

2. Pintu-pintu syurga dibuka

Nah, efeknya dari pintu syurga dibuka buat kita itu apakah gerangan? Menurut Syaikh Utsaimin, makna dari pintu syurga dibuat adalah turunnya rahmat Alloh yang memberikan hidayah kepada manusia yang dikehendakinya sehingga manusa tersebut melakukan Ibadah dan menjadikannya ahli syurga. Intinya :

Rahmat Alloh –> Hidayah –> Ibadah –> Ahli Syurga

3. Ditutupnya Pintu –pintu neraka.

Maksudnya adalah penyebab masuknya orang ke dalam neraka dipersempit, baik melalui hidayah yang diberikan Alloh kepada hati seseorang sehingga ia tidak mau melaksanakan maksiat, atau juga dapat melalui perantara makhluknya seperti ditutupnya pusat hiburan malam di Saritem :P selama Ramadhan oleh pemerintah.

Di sisi lain, Ustadz juga membahas betapa manusia tidak dapat mengontrol hatinya sendiri. Alloh menjadikan sebuah batas antara hati manusia dengan diriNya, sesuai dengan surat Al-Anfal (ayat ke berapakah?). Hal inilah yang menjadikan kita selalu disyariatkan agar selalu meminta perlindungan Alloh agar hati kita selalu berada di atas jalan keimanan….

Wallohu’alam

Nah, kalau ada yang kurang atau salah mohon dikoreksi.

4 komentar:

wonggoblog mengatakan...

sering ngaji salaf zul?

Zulfikar hakim mengatakan...

Seringkali. Sarat ilmu soalnya pengajian mereka. Dan kualitas kajiannya lebih terjamin dibandingin yang lain... Atau ada referensi lain bos?

salafy mengatakan...

atau ingin dengar rekamannya??
http://salafy-polban.co.cc/2009/08/17/dauroh-ramadhan-ustadz-abu-haidar-as-sundawy/

Zulfikar hakim mengatakan...

syukron infonya

Endangered Animal of the Day : Lupakah Kita Akan Keberadaan Mereka?